ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN CHRONIC KIDNEY DISEASE DENGAN MASALAH KEPERAWATAN HIPERVOLEMIA MENGGUNAKAN TERAPI KOMBINASI ANKLE PUMP EXERCCISE DAN ELEVASI KAKI 30 DERAJAT DI RUANGAN ABIMANYU RSUD JOMBANG
Abstract
Chronic Kidney Disease (CKD) adalah gangguan ginjal progresif yang menurunkan fungsi filtrasi. Salah satu masalah yang sering terjadi adalah hipervolemia, ditandai dengan edema dan sesak napas. Penanganannya dapat dilakukan dengan farmakologis dan nonfarmakologis seperti terapi kombinasi ankle pump exercise dan elevasi kaki 30 derajat. Penelitian ini merupakan studi kasus pada dua pasien CKD di Ruang Abimanyu RSUD Kabupaten Jombang. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi. Intervensi dilakukan selama tiga hari, dua kali sehari, pagi dan sore. Hasil: Setelah enam sesi, edema pada responden 1 menurun dari derajat +2 menjadi +1, dan pada responden 2 dari +1 menjadi tidak ada. Kedua responden mengalami penurunan sesak napas dan perbaikan tekanan darah. Terapi ini efektif meningkatkan aliran darah balik, mengurangi retensi cairan, dan memperbaiki hemodinamik tubuh. Perubahan signifikan terlihat setelah enam sesi intervensi. Intervensi pagi dan sore memberikan hasil optimal karena sesuai dengan pola penumpukan cairan. Terapi ini dapat diterapkan sebagai bagian dari keperawatan mandiri pada pasien CKD dengan hipervolemia.
References
Budiono, D., & Ristanti, R. (2023). Konsep dasar asuhan keperawatan gagal ginjal kronik. Yogyakarta: Deepublish.
Damayanti, F., Rachmawati, A., & Nurul, R. (2024). Pengaruh terapi cairan terhadap status volume pada pasien CKD. Jurnal Keperawatan Medika, 16(1), 32–40.
Fatchur, R., Rakhmawati, N., & Puspita, D. (2020). Efektivitas terapi nonfarmakologi dalam mengurangi edema pada pasien CKD. Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia, 7(2), 45–53.
Fatchur, R., Sari, M., & Pratiwi, N. (2022). Ankle pump exercise dan elevasi kaki terhadap penurunan edema pada pasien CKD. Jurnal Keperawatan Terapan, 8(1), 11–19.
International Society of Nephrology (ISN). (2023). Global kidney health atlas 2023. Retrieved from https://www.theisn.org
Nurhayati, A. (2020). Epidemiologi penyakit ginjal kronis di Indonesia. Buletin Kesehatan Masyarakat, 2(3), 15–22.
Nursanti, D., Yuliana, A., & Hein, M. (2024). Efektivitas kombinasi ankle pump dan elevasi kaki dalam mengurangi edema tungkai pada pasien CKD. Jurnal Penelitian Keperawatan Klinis, 10(2), 102–109.
Rauf, A., Suryani, L., & Yuniarti, T. (2021). Patofisiologi gagal ginjal kronik. Jurnal Kesehatan Terapan, 5(2), 28–35.
Rahmah, S. (2022). Manajemen cairan pada pasien gagal ginjal. Jurnal Keperawatan Indonesia, 14(1), 55–63.
Riska, M., Novita, D., & Lestari, A. (2023). Gangguan elektrolit dan keseimbangan asam basa pada pasien CKD. Jurnal Farmasi dan Kesehatan, 3(1), 67–73.
Ryski, H., & Guyton, A. (2016). Fisiologi kedokteran Guyton dan Hall (Edisi 13). Jakarta: EGC.
Sayekti, R., & Irdianty, H. (2024). Ankle pump exercise terhadap edema perifer pasien CKD. Jurnal Terapan Keperawatan, 6(1), 40–47.
Sari, T., & Setiyoewati, R. (2024). Terapi ankle pump dan elevasi kaki pada edema pasien CKD. Jurnal Ilmu Keperawatan Komplementer, 9(1), 21–28.
Sopiana, E., & Rahmat, A. (2023). Pengaruh edema terhadap fungsi otot dan mobilitas pasien CKD. Jurnal Rehabilitasi Medik, 2(1), 12–18.
World Health Organization (WHO). (2024). Chronic kidney disease and global health estimates 2024. Retrieved from https://www.who.int
Zatihulwani, R. (2023). Profil pasien CKD di Kabupaten Jombang tahun 2019. Laporan Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang
Copyright (c) 2026 Ajeng Dinda Ayu Nurlita, Erna Tsalatsatul Fitriyah, Sudarso

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

