MANIFESTASI KLINIS STRES HOSPITALISASI PADA PASIEN ANAK USIA PRASEKOLAH
Abstract
Stres hospitalisasi pada anak akan menghambat pemberian perawatan anak secara
optimal di rumah sakit. Anak yang mengalami tress hospitalisasi cenderung tidak
kooperatif dalam tindakan keperawatan yang diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk
mengidentifikasi manifestasi klinis stres hospitalisasi pada pasien anak usia prasekolah.
Desain penelitian adalah deskriptif. Populasinya adalah pasien anak usia prasekolah di
ruang anak Rumah Sakit Baptis Kediri dengan subjek yaitu orang tua anak usia
prasekolah sebanyak 47 responden dengan tehnik purposive sampling. Variabel penelitian
yaitu manifestasi klinis cemas karena perpisahan, kehilangan kendali, cidera tubuh dan
nyeri. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data dengan distribusi
frekuensi. Hasil penelitian didapatkan manifestasi klinis cemas karena perpisahan adalah
sedang yaitu 36 responden (76,6%), kehilangan kendali adalah sedang yaitu 29 responden
(61,7%), cidera tubuh dan nyeri yaitu pemasangan infus (93,6%), pengambilan sampel
darah sebanyak (91,4%), pemberian obat intravena (70,2%), pemberian obat peroral
(57,4%) dan pengukuran suhu (51,1%). Kesimpulannya manifestasi klinis stres
hospitalisasi pada anak usia prasekolah meliputi cemas karena perpisahan, kehilangan
kendali dan cidera tubuh serta nyeri meliputi pemasangan infus, pengambilan sampel
darah, pemberian obat intravena dan respon terhadap pemberian obat oral serta
pengukuran suhu tubuh.

