STIGMA SOSIAL SEBAGAI INDIKATOR PENILAIAN HARGA DIRI PADA PASIEN KUSTA DI RS. KUSTA KEDIRI

  • Dyah Ayu Kartika Wulan Sari
  • Setyawati Soewondo
  • Lilik Supriati

Abstract

Kusta di Indonesia merupakan suatu penyakit yang belum dapat diatasi secara tuntas. Harga diri yang rendah secara progresif dapat mencetuskan beberapa gangguan psikiatri seperti depresi maupun kecemasan yang dapat mempengaruhi pikologis pasien kusta. Faktor yang berhubungan dengan harga diri salah satunya Stigma Sosial. Stigma sosial adalah salah satu faktor eksternal yang dapat mempengaruhi harga diri pasien kusta. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari mempelajari Stigma Sosial Sebagai Indikator Penilaian Harga Diri pada Pasien Kusta di RS. Kusta Kediri. Desain penelitian ini adalah Deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua jumlah kunjungan pasien kusta yang menjalani rawat inap dan rawat jalan di RS Kusta Kediri. Sampel diambil dengan teknik Purposive Sampling yaitu sejumlah 114 pasien. Variabel penelitian adalah faktor harga diri yaitu stigma sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa didapatkan bahwa sebagian besar responden memiliki indikator stigma sosial tertinggi yaitu indikator diskriminasi pada kategori sedang dan indikator stigma sosial terendah yaitu penarikan sosial pada kategori rendah. Kesimpulan penelitian ini bahwa sebagian besar responden memiliki stigma sosial sedang.

 

Kata kunci: Harga Diri, Stigma Sosial, Kusta

Published
2018-05-17

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.