PENGURANGAN RISIKO INFEKSI PELAYANAN KESEHATAN DI RUMAH SAKIT X YOGYAKARTA

  • Totok Sundoro STIKES Surya Global Yogyakarta
Keywords: Pelayanan Kesehatan, Risiko Infeksi, Evaluasi Pengurangan

Abstract

Rumah sakit (RS) merupakan sumber infeksi bagi petugas kesehatan, pasien dan juga pengunjung. Risiko terjadinya infeksi nosokomial dapat diminimalkan dengan melaksanakan PPI. Program pencegahan dan pengendalian infeksi (PPI) wajib dilaksanakan sebagai upaya pengurangan risiko infeksi dirumah sakit dan menjadi salah satu elemen penilaian dalam standar akreditasi rumah sakit. Salah satu indikator patient safety adalah pengurangan  resiko  infeksi  terkait  dengan  pelayanan  kesehatan. Kejadian infeksi di RSUD Kota Yogyakarta tahun 2024 sebanyak 0,47%, pelaksanaan program sudah berjalan tapi belum optimal. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi upaya pengurangan risiko infeksi di RS melalui studi kebijakan bersifat deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, telaah observasi dokumen dan FGD. Komponen input yang diteliti adalah (kebijakan, pelaksanaan dan hambatan). Hasil penelitian menunjukkan rumah sakit telah tersedia kebijakan dan pelaksanaan pengurangan risiko infeksi sudah tepenuhi lengkap dengan nilai skor 10 (100%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah masih ada masih ditemukan adanya kasus Infeksi Daerah Operasi (IDO) setelah tindakan pasien operasi di RSUD Kota Yogyakarta. Kasus ini dapat disebabkan oleh tidak patuhnya pemakaian Antibiotik (AB) Profilakasis dan  temuan sampah infeksius seperti masker di area Poliklinik rawat jalan yang dibuang tidak pada tempatnya. Regulasi dan pelaksanaan pengurangan risiko infeksi sudah sesuai standar akreditasi RS hanya perlu penguatan komitmen oleh seluruh staf RS. Memberikan edukasi kepada petugas RS khususnya petugas di ruang operasi pentingnya hand hygiene sebelum kontak ke pasien serta penyediaan anggaran dana, pengelolaan, serta penyediaan tempat sampah disetiap unit/bagian di RS.

References

Carl Friedrich. (2017). Analisis Kebijakan Publik. Analisis Kebijakan Publik, April, 7.

Collins, S. P., Storrow, A., Liu, D., Jenkins, C. A., Miller, K. F., Kampe, C., & Butler, J. (2021). Pendidikan Sebagai Transformasi Kebudayaan. 167–186.

HAMZAH, Z. R. (2017). FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KINERJAPERAWAT PELAKSANA DALAM MELAKSANAKAN PENCEGAHAN INFEKSI NOSOKOMIAL DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT PEMERINTAH DAN RUMAH SAKIT SWASTA KOTA MAKASSAR TAHUN 2017.

Hartina Yuli. (2016). Gambaran Sikap dan Tindakan Bidan Dalam Mencegah Infeksi Nosokomial Dalam Lingkup Antenatal Care, Intranatal Care dan Post Natal Care di RSKD Ibu dan Anak Pertiwi Kota Makassar Tahun 2016. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699.

KARS. (2017). Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit Edisi 1.

Milya, T. (2022). PENGARUH PENGETAHUAN, SIKAP DAN TINDAKAN KELUARGA PASIEN TERHADAP PENCEGAHAN INFEKSI NOSOKOMIAL DI RUANGAN INSTALASI RAWAT INAP RUMAH SAKIT JIWA DAERAH PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2022. 4.

Patricia, I. (2016). Hubungan Faktor Perilaku dengan Pelaksanaan Langkah-langkah Hand Hygiene Perawat di Ruang Rawat Inap RSUD dr. Rasidin Padang Tahun 2016. 88, 1–23.

Pyopyash, E. L., Nurjazuli, N., & Dewanti, N. A. Y. (2019). Kajian Pengelolaan Sampah Medis Di Rumah Sakit X Cilegon. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 7(3), 150–155. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jkm/article/view/27371

Rosidiana, A., & Rinawati, S. A. W. (2021). Anaesthesia Nursing Journal The Relationship Between The Operating Room Nurses’ Compliance with The Area of Infection Risk (IDO) at RSUD Wonosari. Sutejo Anaesthesia Nursing Journal, 1(January 2021), 49–57. https://doi.org/10.29238/anj.v1i1.1162

Sachwiver, B., Surya, L. S., & Elianora, D. (2019). Identifikasi Bakteri Pada 3 Permukaan Dental Unit (Bowl Rinse, Dental Chair, Instrument Table) Di Rsgm Universitas Baiturrahmah Tahun 2018. B-Dent: Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah, 5(1), 65–71. https://doi.org/10.33854/jbdjbd.140

Sari, E. W. P., & Satyabakti, P. (2015). The Difference of Nosocomial Urinary Tract Infection Risk Based on Chateterization Urine, Age, and Diabetes Mellitus. Jurnal Berkala Epidemiologi, 3(2), 205. https://doi.org/10.20473/jbe.v3i22015.205-216

Sumaryati, M. (2018). Pengaruh Tingkat Pengetahuan Perawat Dengan Perilaku Pencegahan Infeksi Nosokomial Pada Diruang Perawatan Rs Tajuddin Chalik Makassar. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 5(2), 33–46. https://doi.org/10.35816/jiskh.v5i2.31

Sundoro, T. (2020). Program Pencegahan dan Pengendalian Healthcare Associated Infections (Hais) di Rumah Sakit X. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Berkala, 2(2), 25. https://doi.org/10.32585/jikemb.v2i2.986

Sundoro, T., Rahaded, A. B., Zitri, I., Agustina, M., Fatihah, Z., & Karimah, N. M. (2019). Pelaksanaan Sasaran Keselamatan Pasien Berdasarkan Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit Edisi 1 di RSUD Kota Yogyakarta. Assosiasi Dosen Muhammadiyah Magister Administrasi Rumah Sakit.

Published
2026-04-27

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.