LITERATURE REVIEW: EVALUASI KEBIJAKAN PROGRAM PENCEGAHAN STUNTING DI INDONESIA
Abstract
Evaluasi digunakan untuk menilai tingkat kinerja suatu kebijakan. Evaluasi dijalankan untuk mengetahui outcome dan dampak dari kebijakan yang telah ditetapkan selama dalam kurun waktu tertentu di mana yang dilihat adalah efektifitasnya. Kesehatan adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa, dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomis. Kejadian stunting bisa terjadi dimulai dari saat janin masih dalam kandungan dan baru terlihat ketika anak berusia dua tahun. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran tentang evaluasi kebijakan program pencegahan stunting di berbagai daerah di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur (literature review). Sebanyak 5 (lima) jurnal Nasional dan jurnal yang dipublikasi dibatasi 10 (sepuluh) tahun terakhir. Hasil penelitian ini adalah kasus stunting terjadi erat kaitannya dengan pola makan, sedangkan pola makan juga erat kaitannya dengan masalah ekonomi, maka dari itu beberapa pemerintah di daerah-daerah Indonesia menerapkan berbagai kebijakan untuk mencegah terjadinya stunting pada anak-anak. Jurnal yang dianalisis adalah 4 jurnal evaluasi kebijakan program pencegahan stunting di Solok selatan, Pasaman Barat, Papua Selatan, Manggarai Timur belum bisa mengoptimalkan program pencegahan stunting, dan 1 jurnal dari evaluasi kebijakan program pencegahan stunting Pamanukan sudah bisa mengoptimalkan program pencegahan stunting. Kesimpulan dari program kebijakan pencegahan stunting ini masih banyak daerah di Indonesia yang belum mengoptimalkan kebijakan pencegahan stunting, maka monitoring dan evaluasi tetap diperlukan.