JEMARI : Journal of Health and Medical Record Indonesia http://jurnal.stikesbaptis.ac.id/index.php/JEMARI <p>Journal of Health and Medical Record Indonesia (JEMARI) is a peer-review journal published by the STIKES RS Baptis Kediri.<br>Journal of Health and Medical Record Indonesia (JEMARI) facilitates scientific publication of researches in Indonesia to boost the quality and quantity of research for academics and researchers. <br>Journal of Health and Medical Record Indonesia (JEMARI) aims to provide scientific contributions in the health sector, especially medical records and health information management as well as has an impact on improving the quality of public health.<br>Journal of Health and Medical Record Indonesia (JEMARI) published two times a year, in February and August by publishing research results and critical Analysis.<br>JEMARI is a scientific journal that accommodates all health groups, especially medical records. Articles published in JKRM cover all fields of health, nursing, hospital management, medical records and health information, health technology, and other health&nbsp;science&nbsp;groups.</p> STIKES RS Baptis Kediri en-US JEMARI : Journal of Health and Medical Record Indonesia 3064-2353 EVALUASI MAHASISWA DALAM PRAKTIK BELAJAR LAPANGAN 4 DI PUSKESMAS PESANTREN I MELALUI PENDEKATAN MACHINE LEARNING http://jurnal.stikesbaptis.ac.id/index.php/JEMARI/article/view/975 <p>Mahasiswa Praktik Belajar Lapangan (PBL) 4 merupakan bagian dari proses pendidikan yang bertujuan membekali calon tenaga kesehatan dengan pengalaman langsung di fasilitas pelayanan primer. Di Puskesmas Pesantren I, mahasiswa berperan dalam mendukung sistem informasi dan pelayanan administratif. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi persepsi pegawai terhadap kontribusi mahasiswa PBL 4 menggunakan pendekatan <em>machine</em> <em>learning</em>. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis secara deskriptif untuk mengidentifikasi kecenderungan penilaian, kemudian dilanjutkan dengan teknik <em>clustering</em>, klasifikasi, dan pemodelan topik. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas pegawai menilai mahasiswa secara positif, terutama dalam aspek komunikasi, kerja sama, dan dukungan terhadap SIMPUS. Namun, tantangan teknis masih ditemukan, khususnya dalam adaptasi mahasiswa terhadap sistem kerja. Kesimpulannya, pendekatan evaluasi berbasis <em>machine</em> <em>learning</em> dan analisis deskriptif mampu mengungkap pola persepsi dan memberikan rekomendasi berbasis data untuk penguatan kurikulum dan strategi pembimbingan yang lebih responsif terhadap kebutuhan lapangan</p> Satriyo Kristanto Rimawati Copyright (c) 2025 Satriyo Kristanto, Rimawati https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2025-12-05 2025-12-05 2 2 44 50 10.32660/jemari.v2i2.975 LITERATURE REVIEW: EPIDEMIOLOGY PENYAKIT TUBERCULOSIS (TBC) http://jurnal.stikesbaptis.ac.id/index.php/JEMARI/article/view/977 <p>Tuberkulosis paru (TB paru) adalah penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Penyakit ini berdampak signifikan pada kesehatan masyarakat Indonesia, terutama pada kelompok rentan, seperti anak-anak di bawah usia 5 tahun, lansia di atas 60 tahun, serta individu dengan sistem imun lemah, termasuk penderita HIV/AIDS. Selain itu, kelompok usia produktif (15–64 tahun) juga mengalami beban penyakit yang tinggi karena tingginya paparan lingkungan dan aktivitas kerja yang meningkatkan risiko penularan. Penelitian ini bertujuan menggambarkan pola penyebaran dan faktor-faktor yang memengaruhi TB paru. Penelitian ini menggunakan metode literature review untuk menggambarkan pola penyebaran dan faktor-faktor yang memengaruhi TB paru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas kasus TB paru terjadi pada kelompok usia produktif (15–64 tahun), dengan prevalensi tertinggi 85,5% di Kabupaten Indramayu dan Puskesmas Mojo. Kasus pada laki-laki mendominasi, mencapai 66,7% di Kecamatan Babelan Kota. Diagnosis akurat tertinggi ditemukan di Puskesmas Babelan Kota dengan 83,1% hasil BTA positif. Sebagian besar kasus adalah TB paru, dengan proporsi tertinggi 96,4% di Puskesmas Mojo. Pekerja aktif paling terdampak, mencapai 85,9% di Puskesmas Koya. Kesimpulan dari hasil penelitian ini menegaskan pentingnya deteksi dini dan pendekatan lokal untuk pengendalian TB paru, terutama di wilayah perkotaan dan pada kelompok dengan faktor sosial ekonomi rendah.</p> Sandy Kurniajati Ayla Miftakhul Jannah Copyright (c) 2025 Sandy Kurniajati, Ayla Miftakhul Jannah https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2025-12-05 2025-12-05 2 2 51 58 10.32660/jemari.v2i2.977 PEMANFAATAN APLIKASI MOBILE JKN UNTUK PENDAFTARAN ANTREAN ONLINE DI KLINIK PRATAMA BETESDA http://jurnal.stikesbaptis.ac.id/index.php/JEMARI/article/view/980 <p>Perkembangan teknologi informasi telah memberikan dampak signifikan dalam transformasi pelayanan kesehatan di Indonesia. Salah satu inovasi yang dikembangkan oleh BPJS Kesehatan adalah Aplikasi Mobile JKN, yang bertujuan mempermudah peserta dalam mengakses layanan kesehatan secara digital, termasuk pendaftaran antrean online di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP). Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat pemanfaatan aplikasi Mobile JKN dalam pendaftaran antrean online di Klinik Pratama Betesda Kediri. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan teknik purposive sampling terhadap 30 responden yang merupakan peserta BPJS Kesehatan yang pernah berobat di Klinik Pratama Betesda. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden (60%) telah memanfaatkan aplikasi Mobile JKN dengan kategori baik, 30% dalam kategori cukup, dan 10% dalam kategori kurang. Meskipun tingkat pemanfaatan tergolong cukup baik, masih ditemukan hambatan berupa rendahnya literasi digital, kurangnya sosialisasi dari pihak BPJS dan klinik, serta keterbatasan akses internet pada sebagian peserta. Faktor usia dan kebiasaan masyarakat yang masih terbiasa dengan sistem manual juga berpengaruh terhadap rendahnya tingkat adopsi aplikasi ini. Dapat disimpulkan bahwa tingkat pemanfaatan aplikasi Mobile JKN dalam pendaftaran antrean online di Klinik Pratama Betesda belum optimal, namun menunjukkan potensi positif dalam meningkatkan efisiensi pelayanan kesehatan. Diperlukan upaya peningkatan sosialisasi, edukasi digital, dan dukungan teknis dari pihak BPJS Kesehatan serta fasilitas kesehatan untuk memperluas pemanfaatan layanan digital ini.</p> Tri Sulistyarini Satriyo Kristanto Rimawati Copyright (c) 2025 Tri Sulistyarini, Satriyo Kristanto, Rimawati https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2025-12-05 2025-12-05 2 2 59 64 10.32660/jemari.v2i2.980 HUBUNGAN KUALITAS RME (SISTEM, INFORMASI DAN LAYANAN) DENGAN KEPUASAN TENAGA KESEHATAN SERTA SIGNIFIKANSI KEPATUHAN PENGGUNA DI RUMAH SAKIT: STUDI LITERATUR http://jurnal.stikesbaptis.ac.id/index.php/JEMARI/article/view/1001 <p>Rekam Medis Elektronik (RME) merupakan elemen penting dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan yang efektif, efisien, dan terdokumentasi dengan baik. Kualitas RME, yang mencakup kualitas sistem, informasi, dan layanan, menjadi faktor penentu keberhasilan pemanfaatan teknologi informasi di fasilitas kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kualitas RME dengan kepuasan tenaga kesehatan serta menguji signifikansi kepatuhan pengguna dalam penggunaan RME. Penelitian ini menggunakan metode literature review diambil dari 5 artikel jurnal di Google scholar menggunakan table ektrasi data. Penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan kualitas RME secara menyeluruh.</p> Mariana Puspita Ignatius Agung Wisnuwardhana Copyright (c) 2025 Mariana Puspita, Ignatius Agung Wisnuwardhana https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2025-12-05 2025-12-05 2 2 65 69 10.32660/jemari.v2i2.1001 IDENTIFIKASI DAN PENGENDALIAN RISIKO K3 PADA AKTIVITAS PENGELOLAAN REKAM MEDIS DI PUSKESMAS PESANTREN 1 KOTA KEDIRI http://jurnal.stikesbaptis.ac.id/index.php/JEMARI/article/view/1035 <p>Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek penting dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan di puskesmas. Tenaga kesehatan memiliki risiko tinggi terhadap kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja, sehingga diperlukan pelaksanaan program K3 yang baik. Puskesmas Pesantren 1 Kota Kediri sebagai fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama perlu menerapkan program K3 secara optimal guna melindungi tenaga kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pelaksanaan program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bagi tenaga kesehatan di Puskesmas Pesantren I Kota Kediri. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Subjek penelitian adalah tenaga kesehatan di Puskesmas Pesantren I Kota Kediri. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dan wawancara. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program K3 di Puskesmas Pesantren I Kota Kediri telah berjalan cukup baik, meliputi penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), ketersediaan sarana prasarana K3, serta upaya pencegahan risiko kerja. Namun, masih terdapat beberapa aspek yang perlu ditingkatkan, seperti sosialisasi K3 secara berkala dan pencatatan kejadian kecelakaan kerja. Pelaksanaan program K3 bagi tenaga kesehatan di Puskesmas Pesantren I Kota Kediri telah dilaksanakan, namun perlu adanya peningkatan dalam monitoring, evaluasi, dan pelatihan K3 secara rutin.</p> Maria Anita Yusiana Syndia Puspitasari Copyright (c) 2026 Maria Anita Yusiana, Syndia Puspitasari https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-01-22 2026-01-22 2 2 70 74 10.32660/jemari.v2i2.1035