IDENTIFIKASI DAN PENGENDALIAN RISIKO K3 PADA AKTIVITAS PENGELOLAAN REKAM MEDIS DI PUSKESMAS PESANTREN 1 KOTA KEDIRI

  • Maria Anita Yusiana STIKES RS Baptis Kediri
  • Syndia Puspitasari STIKES RS Baptis Kediri
Keywords: K3, Tenaga Kesehatan, Puskesmas, Keselamatan Kerja

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek penting dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan di puskesmas. Tenaga kesehatan memiliki risiko tinggi terhadap kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja, sehingga diperlukan pelaksanaan program K3 yang baik. Puskesmas Pesantren 1 Kota Kediri sebagai fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama perlu menerapkan program K3 secara optimal guna melindungi tenaga kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pelaksanaan program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bagi tenaga kesehatan di Puskesmas Pesantren I Kota Kediri. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Subjek penelitian adalah tenaga kesehatan di Puskesmas Pesantren I Kota Kediri. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dan wawancara. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program K3 di Puskesmas Pesantren I Kota Kediri telah berjalan cukup baik, meliputi penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), ketersediaan sarana prasarana K3, serta upaya pencegahan risiko kerja. Namun, masih terdapat beberapa aspek yang perlu ditingkatkan, seperti sosialisasi K3 secara berkala dan pencatatan kejadian kecelakaan kerja. Pelaksanaan program K3 bagi tenaga kesehatan di Puskesmas Pesantren I Kota Kediri telah dilaksanakan, namun perlu adanya peningkatan dalam monitoring, evaluasi, dan pelatihan K3 secara rutin.

References

Abdelhal, Mervet et al. (2001). Health Information: Management of a Strategic Resoce, 2 edition. Philadelpia:: W. b. Saunders Copany .

Atamatayakul, Margret K. (2004). Electronic Health Records. A Practical Guide or Profesional an Organizations,. Chicago;: AHIMA.

Azwar, Azrul. (1995). Pelayanan Dokter Keluarga. Jakarta:: Yayasan Penerbit Ikatan Dokter Indonesia,.

Clark, Jean S. (2004) Documentation for Acute Care,. Chicago:: AHIMA

Depkes RI., (1982). Pedoman Klasifikasi Jenis Pembedahan di Indonesia,. Jakarta: Ditjen Yanmed.

Hatta, Gamaella,. (2004). Menjaga Kualitas Rekam Medis dalam Menunjang Penigkatan Mutu Pelayanan Kesehatan,. Jakarta

Hodgetts, RM and Cascio, DM. ((1993):). Modern health care administration, Academic Press,.New York.

Homan, Cheryl V . . (n.d.) . Functions of the Health Record.”.AHIMA.

Jornal oh AHIMA,. (2006). The Value of Personal Health Record. A Joint Position Statement for Consumers of Health Care.

McCain, Mary Cole,. (2002). Paper-Based Health Record. Health Information Management-Concepis,. AHIMA.

Miquel Porta. (2014). A Dictionary of Epidemilogy. NewwYork:: Oxford auaniversity Press

Nutter, Jr.,F.W.(1999). Understanding the inter relationships between botanical, human, and veterinary epidemiology: the Ys and Rs of it all. Ecosystem Health
Surat Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara. (No. 135). Jabatan Fungsional Perekam Medis./Kep//Menpan/12/2002 tentang.

WHO. (2002). Medical Record Manual-A Guide for Developing Countries. Suisse
Published
2026-01-22

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.